Tugas 4 KPPL E_Alendra Rafif

LINK VIDEO: https://youtu.be/h6a0SppxyCY 

Latar Belakang

Perusahaan ritel listrik di China menghadapi tantangan besar dalam mengembangkan sistem pendukung teknis untuk memenuhi persyaratan pasar listrik yang baru. Dengan munculnya teknologi cloud, perangkat lunak ini dirancang untuk memudahkan perusahaan ritel dalam mengelola layanan listrik secara lebih efisien, dengan menggabungkan berbagai aplikasi dasar, lanjutan, dan layanan nilai tambah.

Rancangan Perangkat Lunak

Sistem pendukung teknis ini dibangun berdasarkan arsitektur berbasis cloud untuk menyediakan layanan yang andal, fleksibel, dan dapat diskalakan. Rancangan tersebut terbagi menjadi tiga lapisan utama: IaaS (Infrastructure as a Service), PaaS (Platform as a Service), dan SaaS (Software as a Service). Arsitektur ini memungkinkan perusahaan ritel mengelola layanan mereka, seperti manajemen pelanggan, penawaran harga listrik, transaksi listrik, serta layanan tambahan seperti keputusan pembelian daya dan layanan energi efisien.

  1. Analisis Kebutuhan Bisnis Perusahaan ritel listrik dihadapkan pada kebutuhan bisnis yang beragam, seperti pengelolaan transaksi pembelian listrik, penanganan pelanggan, dan penyediaan layanan nilai tambah. Sistem ini harus mampu mendukung keputusan pembelian daya dengan menganalisis riwayat konsumsi listrik pelanggan dan memproses penawaran transaksi secara otomatis.

  2. Fungsionalitas Sistem Sistem ini dirancang untuk mendukung interaksi antara perusahaan ritel dengan pelanggan listrik melalui berbagai modul fungsional, termasuk:

    • Manajemen Berkas Pelanggan: Mengelola data pelanggan dan menyediakan informasi mengenai penggunaan listrik mereka.
    • Manajemen Penjualan Listrik: Mencatat kontrak penjualan listrik, mengelola penagihan, dan menyelesaikan transaksi.
    • Manajemen Pembelian Daya: Mendukung transaksi pembelian listrik di pasar grosir dan menganalisis keuntungan dari transaksi pembelian.
  3. Teknologi Arsitektur

    • IaaS: Menyediakan infrastruktur seperti server, penyimpanan, dan jaringan dengan menggunakan platform cloud pihak ketiga.
    • PaaS: Menyediakan lingkungan pengembangan dan uji coba untuk aplikasi yang digunakan oleh perusahaan ritel.
    • SaaS: Menyediakan aplikasi perangkat lunak berbasis cloud yang dapat diakses secara on-demand untuk kebutuhan perusahaan, seperti aplikasi pengelolaan pelanggan, transaksi listrik, dan penawaran harga.
  4. Keamanan dan Skalabilitas Dalam arsitektur cloud, keamanan menjadi perhatian utama. Untuk mengatasi risiko kebocoran data dan menjaga privasi, sistem menggunakan teknik seperti enkripsi data, otentikasi ganda, dan isolasi sistem. Selain itu, arsitektur ini dirancang agar mudah diskalakan, sehingga dapat menyesuaikan dengan pertumbuhan bisnis dan peningkatan jumlah pengguna.

Kesimpulan

Model proses dalam pengembangan perangkat lunak ini menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi cloud untuk menciptakan sistem yang terintegrasi dan dapat diskalakan. Dengan desain modular dan fleksibel, perusahaan ritel listrik dapat dengan mudah menyesuaikan layanan mereka dengan kebutuhan pasar, sambil mempertahankan keamanan dan efisiensi operasional yang tinggi.

Comments

Popular posts from this blog

Tugas 12 KPPL E Alendra Rafif_5025221297

Tugas 7 KPPL E_Alendra Rafif_5025221297

Tugas 6 KPPL E_Alendra Rafif Athaillah_5025221297